[VIDEO] OMG! Budaya ni Unik atau Aneh Sebenarnya? Ayah Membuatkan Pondok Kecil Supaya Anak Perempuannya Boleh Bersetubuh Dengan Banyak Lelaki Dalam tu…

Like Page Kami Di Facebook!

Jom Share...

Biasanya anak-anak muda yang sudah bercinta, tapi tinggal serumah dengan orang tuanya, demi merestui hubungan terlarang akan mencari kesempatan untuk menginap di luar dan melakukan hubungan sumbang mahram itu.

Tapi berbeza halnya dengan apa yang terjadi di sebuah suku di Kamboja, suku Kreung. Sang ayah akan membangunkan sebuah “pondok kecil” bagi si anak perempuan tercinta, dan membiarkannya untuk mengeksplorasi cinta sejati mereka dengan melakukan hubungan intim dengan lelaki idaman.

Image result for cambodian love huts

Konon katanya, berhubungan dengan makin banyak lelaki makin baik, hingga gadis ini menemukan lelaki yang sesuai untuk menjadi pendamping hidupnya. Gimana? Penasaran kan? Yuk kita simak lebih lagi!

 

Seorang gadis setempat yang berusia 14 tahun berkata : “Pondok kecil ini menyediakan suatu privasi bagi kami, sekaligus juga merupakan cara terbaik untuk membantu kami dalam mengeksplorasi mencari cinta sejati.”

Ternyata “Pondok Bercinta” adalah tempat dan sarana bagi para gadis muda di suku Kreung untuk mencari pasangan hidupnya.

Saat si gadis berusia 9 tahun, menjelang masa puber, sang ayah akan membiarkan anak perempuannya untuk melakukan hubungan intim dengan lelaki idaman mereka, hingga mereka menemukan lelaki yang sesuai untuk menjadi pasangan hidupnya.

Image result for cambodian love huts

Budaya ini juga berhubungan dengan anggapan bahawa “wanita akan semakin hebat ketika pengalamannya semakin banyak.”

Dulu sebelum suku Kreung mengenal kondom, mereka mengira bahawa alkohol adalah ubat anti hamil yang terbaik bagi para wanita. Konon “Pondok Bercinta” ini berhasil mengurangi tingkat tindakan kekerasan anak-anak muda di suku itu, tapi justru mengakibatkan semakin bertambah banyak warga yang mengidap AIDS…

Perbezaan budaya setiap suku akan diikuti dengan perbezaan kepercayaan, yuk kita share kisah budaya suku satu ini ke teman-temanmu!

Related image

Image result for cambodian love huts

Image result for cambodian love huts

Alih Bahasa : OHTrending.online

Apa Salah Dia ni? Budak Lelaki Berseragam Sekolah Ini Menjual Barang ini di Tengah Hujan Lebat, Ketika Ditanya Alasannya Telah Membuatkan Netizen Tak Menangis Sendu!

Kisah budak berseragam sekolah berada di tengah jalan ketika hujan lebat ini membuatkan netizen pilu. Budak itu duduk di pembatas jalan sambil memeluk kantung plastik hitam. Ia duduk terdiam di tengah derasnya hujan pada suatu petang.

Rupanya, budak itu sedang berjualan tisu dan ia enggan untuk berteduh ke seberang jalan. Alasannya pun pilu, yakni kerana tisu jualannya belum ada yang laku satupun. Ia dilarang pulang oleh orangtuanya kalau barang dagangannya itu tak laku.

Sementara kedua orangtuanya, menurut dia, ada di rumah dan sengaja menyuruh dia yang mencari wang. Cerita itu dibagikan oleh pemilik akun Instagram @debiramona.

Ia memposting foto budak kecil itu lengkap dengan seragamnya sambil dihampiri oleh seorang lelaki dewasa, yang tak lain adalah suaminya.

Begini cerita lengkapnya :

Sedih…

Ini cerita kemarin petang dalam perjalanan pulang dengan suami ditengah derasnya hujan menyusur kota pekanbaru kami melihat seorang anak laki-laki mengenakan seragam sekolah TK sedang duduk di pembatas jalan, tepat nya dijalan soekarnohatta depan SPBU sblum simp 4 SKA.

Awalnya kami tidak begitu mmperhatikan si anak. Tp setelah lalu tepat disampingnya kami merasa ada yang aneh, kenapa dia tetap duduk ditengah jalan tanpa ada keinginan sedikitpun utk berteduh keseberang jalan.

Kami pun berhenti dr seberang jalan & menjerit si anak utk segera kepinggir jalan dan berteduh tp dia hanya mnggelengkan kepala. Lantas suami turun dan mendekati sianak yang ttp duduk dipembatas jalan tsb..

S : Buat apa disini? Kan hujan?

A : Tak ada

S : Ayo berteduh kesana? Nanti sakit..

A : …Cuma diam..

S : Itu apa yang dipegang (Dalam plastik kresek warna hitam)

A : Tisue

S : Buat apa tisuenya?

A : Buat dijual

S : Ooo, tapi kan ini lagi hujan. Pulang dulu sana.. Memangnya siapa yang nyuruh?

A : Mama, belum ada yang laku bg, belum boleh pulang

S : Orang tuamu dimana? Bapak masih ada?

A : Ada, lagi dirumah sekarang

S : Jadi tak mau pulang ni? Kalau abang beli tisuenya mau pulang?

A : Kalau blum ada yg kejual blum bg, kalau abg beli mau..

S : Mana tisuenya? Brp satu?

A : Ini bang ( Sembari ngeluarin tisue yang disimpan dpn plastik hitam). Sepuluh ribu satu bg..

S : Oke abg beli tp kamu pulang ya? Dimana rumahnya?

A : …(cm diam sambil nunjuk ke sembarang arah)

Akhirnya si anak mau berdiri dan ikut dg suami keseberang jalan. Sya hanya berpesan agar dia tak kembali lagi ke pembatas jalan, dengan langkah lesu si anak pergi. Yang membuat prihatin itu, knp ada orang tua yang sanggup menyuruh si anak melakukan kerja ini sedangkan org tua enak dirumah..

Kmn hati nuraninya? memanfaatkan anak sekecil itu utk mencari wang… Haruskah anak turun kejalan mencari nafkah yang semestinya itu menjadi tanggung jawab orangtua???

Sedih!!!!

Siapapun orang tua dari anak ini, atau kalau ada yg mengenali si anak, tlg jgn lagi dibiarkan anak tsb turun kejalan seperti ini!!! #Saveanakindonesia

#kpai #Kemensos #LPAI

Kisah budak itu menarik simpati netter, kebanyakan mereka menyayangkan sikap orangtuanya.

Ini kata mereka :

fitrio_deviantony: Duh….astagfirullah….tidak bersyukur orang tuanya

agus_limsy1802: Saya pernh ketemu sama ni anak. Dia jualan tisu emg 10 ribu 1 Mreka berdua ada 1 org lagi perempuan seusia dia juga

indraa_syahputra: Semoga niat baik mbak dan suami dibalas ya, serius terharu..

nobonnamora: Positive thinking aja dulu siapa tau ortu nya sakit dirumah dan si anak yang mencari nafkah buat ortu nya.

Alih Bahasa : OHTrending.online

Sumber: Tribun


Lagi Heboh

Loading...

Comments

comments