Ibu Muda Ini Telah Menghabiskan Masa 16 Hari Bersama Bayinya yang Sudah Meninggal, Namun Alasan Disebaliknya Membuatkan Ramai Menitiskan Air Mata!

Like Page Kami Di Facebook!

Jom Share...

Seorang wanita asal Inggris bernama Charlotte Szakacs dan suaminya Attila menikah tahun 2015 lalu. Mereka berharap ingin memiliki keluarga kecil.

Namun setelah Charlotte hamil 20 minggu, tapi ditemukan yang bayi dalam kandungan mereka mengalami kelainan yang menyebabkan janin tidak boleh berkembang dengan sempurna.

Di usia kandungan Charlotte 37 minggu, doktor melakukan operasi caesar dan Evlyn, anak mereka lahir 13 Desember lalu dengan berat hanya 2,4 kilogram.

Bahagian orak Evlyn tidak berkembang sempurna, selain itu Evlyn memiliki kelainan pernafasan yang menyebabkan dia tidak boleh bernafas secara alami. Kerana tidak tega melihat anak mereka menderita, akhirnya Charlotte dan Attila melakukan keputusan yang membuat mereka sangat sedih.

Mereka mendengar masukan dari doktor, daripada Evlyn harus terus tinggal di hospital dan hidupnya terus bergantung dari mesin-mesin dan mengalami penderitaan secara fisik, mereka pu memilih untuk menemani Evlyn dalam kehidupannya yang singkat ini.

Beberapa minit setelah alat pernafasan dilepas dari tubuh Evlyn, dia meninggal dengan tenang, “Dia sangat lemah, bahkan sampai nafas terakhirpun juga tak ada. Sebelum dia pergi, aku dan suamiku memeluknya,” kata Charlotte.

Ibu Muda Ini Telah Menghabiskan Masa 16 Hari Bersama Bayinya yang Sudah Meninggal, Namun Alasan Disebaliknya Membuatkan Ramai Menitiskan Air Mata!
Posted on July 23, 2017

Sharing is caring!

Facebook0
Twitter
Google+0

Seorang wanita asal Inggris bernama Charlotte Szakacs dan suaminya Attila menikah tahun 2015 lalu. Mereka berharap ingin memiliki keluarga kecil.

by Mgid

Choose From Thousands Of Genuine Asian Beauties

orientbeauties.net

20 Weird Images That Will Surely Confuse You

topbanger.com

The 10 Hottest Jewish Women In Hollywood

herbeauty.co

These Women Transformed Their Bodies To Look Like Dolls

topbanger.com

Intergalactic Worlds Are Ready To Be Explored!

8 Main Reasons Why People Cheat On Their Loved Ones

herbeauty.co

Namun setelah Charlotte hamil 20 minggu, tapi ditemukan yang bayi dalam kandungan mereka mengalami kelainan yang menyebabkan janin tidak boleh berkembang dengan sempurna.

Di usia kandungan Charlotte 37 minggu, doktor melakukan operasi caesar dan Evlyn, anak mereka lahir 13 Desember lalu dengan berat hanya 2,4 kilogram.

Bahagian orak Evlyn tidak berkembang sempurna, selain itu Evlyn memiliki kelainan pernafasan yang menyebabkan dia tidak boleh bernafas secara alami. Kerana tidak tega melihat anak mereka menderita, akhirnya Charlotte dan Attila melakukan keputusan yang membuat mereka sangat sedih.

Mereka mendengar masukan dari doktor, daripada Evlyn harus terus tinggal di hospital dan hidupnya terus bergantung dari mesin-mesin dan mengalami penderitaan secara fisik, mereka pu memilih untuk menemani Evlyn dalam kehidupannya yang singkat ini.

Beberapa minit setelah alat pernafasan dilepas dari tubuh Evlyn, dia meninggal dengan tenang, “Dia sangat lemah, bahkan sampai nafas terakhirpun juga tak ada. Sebelum dia pergi, aku dan suamiku memeluknya,” kata Charlotte.

 

Tapi cerita ini masih belum selesai, Charlotte dan Attila berjuang untuk mendapatkan waktu yang sedikit lebih banyak bersama putri mereka.

Evlyn meninggal dunia 10 Januari lalu, namun kedua orang tuanya terus menemaninya di sanatorium sampai pemakamannya tanggal 26 Januari.

Selama 16 hari ini, Evlyn terus dibaringkan di atas ranjang dengan suhu sangat rendah. Charlotte dan suaminya tetap terus boleh melihatnya, bahkan boleh menggunakan dorongan bayi mengajak Evlyn kecil berjalan-jalan di sekitar sanitorium.

Semua ini adalah permintaan Charlotte.

“Aku ngerti pilihan ini mungkin tidak sesuai untuk semua orang, tapi bagi kamu waktu yang sangat singkat ini sangatlah penting, membuatku punya waktu unytuk memeluk bayiku, apalagi waktu yang aku miliki dengan dia ini sangatlah khusus, kerana aku boleh mendorongnya dengan dorongan bayi dan membayangkan banyak hal.” tutur Charlotte.

Charlotte menceritakan, dia baru boleh melihat Evlyn 7 jam setelah melahirkan, 3 hari setelah itu dia baru boleh memeluknya pertama kali. “Bagi kami ini adalah keputusan yang sangat sulit, awalnya kami juga sangat takut, tapi kami sekarang merasa ini sangat baik.

Waktu kamu membagikan cerita ini, mungkin banyak orang tua yang tidak tahu kenapa aku melakukan ini, kami juga ingin memberitahu mereka, yang selain membiarkan anak menderita di hospital, masih ada pilihan lainnya.”

Walaupun cara yang Charlotte lakukan ini mungkin tidak disetujui semua orang, tapi boleh mengandung selama 9 bulan dan memiliki waktu singkat yang bahagia bersama sang bayi pasti merupakan kebahagiaan sendiri bagi mereka ya!

Yuk bagikan kisah ini!

Alih Bahasa : OHTrending.online

Aku Mengajak Kakakku yang Cacat Untuk Tinggal Bersama Setelah Aku Menikah dan Tak Disangka Beberapa Hari Kemudian Suamiku Melakukan Ini…

Mama sejak dulu selalu berusaha keras untuk menjaga aku dan kakakku. Aku selalu kasihan kerana mama harus bekerja, masih juga harus menjaga kakakku yang cacat, tidak boleh berjalan, dan aku.

Mama berusaha keras menyekolahkanku, tapi nilaiku selalu tidak pernah bagus. Aku tidak pernah tahu bagaimana caranya belajar dengan baik. Hal ini tampaknya sedikit banyak membuat mama sedih.

Tapi aku tidak berhenti sampai disana. Aku berjanji pada mama dan diriku sendiri yang aku pasti akan belajar sesuatu dan mendapat pekerjaan yang lumayan.

Kakakku cacat, kerana itu keluargaku di masa mendatang harus bergantung padaku. Aku berusaha keras dan walaupun nilaiku tetap buruk, aku sempat belajar bagaimana caranya membuka dan mengelola sebuah salon kecantikan.

Aku sempat bekerja paruh waktu di salon dan belajar banyak hal. Tidak lama kemudian aku mulai membuka usahaku sendiri dan usahaku berjalan cukup baik.

Hari demi hari, keadaan mama semakin memburuk. Mama mulai lemah sementara kakakku harus selalu dijaga. Aku bertekad yang aku akan memiliki seorang suami, aku akan memohon padanya.

Aku rela menikah dengannya, tidak akan meminta permintaan apapun selain supaya kakakku boleh tinggal bersama dengan kami supaya beban mama boleh jadi sedikit lebih ringan.

Beberapa kali aku berkenalan dengan banyak lelaki, tapi mereka selalu menarik diri setelah aku mengatakan aku rela menikah dengan mereka tapi dengan 1 syarat itu.

Hari demi hari berlalu, sampai akhirnya aku bertemu dengan lelaki yang sekarang jadi suamiku. Kalau dipikir-pikir, tidak ada lelaki yang rela membantuku dan menikah denganku selain suamiku.

Waktu itu aku berpikir, yang lelaki ini tidak boleh menerima permintaanku, lebih baik aku tidak menikah dan menjaga kakakku. Tapi dia setuju…

Kehidupan pernikahan aku dan suamiku boleh dibilang cukup baik. Hanya saja terkadang suamiku dan aku terlalu sibuk dengan pekerjaan kami sehingga kakakku harus terus menahan lapar yang kami sedang sibuk dengan pekerjaan kami.

Hatiku pedih rasanya. Aku tidak sanggup melihat kakakku menderita, tapi aku juga tidak boleh meninggalkan pekerjaanku.

Suatu malam, saat aku bangun dan keluar kamar untuk minum air, aku mendengar suamiku keluar dari kamar dan masuk ke kamar kakakku, dan pembicaraan mereka tampak serius. Aku ingin tau, tapi aku tidak ingin mengintai, kerana itu aku langsung pergi tidur.

Keesokan harinya aku bertanya pada kakakku, apa yang terjadi. Selama ini kakakku tidak pernah menyembunyikan apapun dan kami saling mempercayai satu sama lain, kerana itu aku mau bertanya padanya.

Kakakku kemudian bercerita yang suamiku sudah mencarikan sebuah rumah penampungan untuk kakakku. Suamiku merasa bersalah kerana keluarga kami tidak boleh menjaga kakakku.

Kerana itu dia mencari temannya yang membuka panti, memohon pertolongannya, dan menawarkan tempat itu ke kakakku. Dia berani menjamin yang kakakku tinggal di panti, pasti akan ada orang yang menjaganya dengan baik.

Setelah kakakku setuju, kami pun mengantarkan kakakku ke panti dan sekarang, sudah ada orang-orang yang menjaga dia dengan sepenuh hati. Aku bersyukur punya seorang suami yang begitu baik.

Akhirnya di sana Ada seorang kenalan yang sanggup berkahwin dengan kakak ku…


Lagi Heboh

Loading...

Comments

comments