[TIPS] Wanita 46 Tahun Bekas Housekeeping Hotel Ini Memberi tahu Kalau Wanita Hendak Bermalam Di Hotel, 2 Benda Ini Wajib Bawa Sendiri!!

Like Page Kami Di Facebook!

Jom Share...

Berpergian memang bisa membuat kita harus tinggal di hotel, apalagi wanita.

Memang hotel itu biasanya terlihat lebih bersih dan aman, tapi kenyataannya terdapat 2 benda pada hotel yang wajib sekali diperhatikan!

Kalau tidak hati- hati, kedua benda tersebut bisa membahayakan nyawamu!

Benda apa sajakah itu?

1.Saat tinggal di hotel, privasimu sangatlah penting.

Ketika masuk ke kamar hotel, hal pertama yang harus diperiksa adalah apakah di dalam kamar terdapat CCTV tersembunyi Matikanlah semua lampu kamar dan nyalakan kamera HPmu.

Arahkan kamera ke seluruh ruangan, apabila kamu melihat titik merah yang berkedap-kedip pada satu bagian, kamu harus berhati-hati!

Bisa saja itu adalah titik merah yang terpancar dari kamera jarum tersembunyi!

Kamu boleh lapor pada polisi ketika menemukan kejadian seperti ini.

2. Jangan kira pintu hotel yang dikunci dengan kartu atau kata sandi sudah aman.

Karena kamu tinggal di luar rumah, keamanan tetap tidak boleh diremehkan.

Selain mengunci pintu dari dalam, ingat juga untuk membawa 2 gelas beling untuk dijadikan “kunci alarm”.

Letakan gelas beling pada gagang pintu seperti di bawah ini, dengan begini, ketika gagang pintu dibuka di tengah malam, kamu bisa langsung terbangun karena gelas beling akan jatuh pecah dan menimbulkan suara.

3. Beberapa benda hotel yang tampak bersih namun sebenarnya kotor: Selimut, seprei dan handuk.

Kalau kamu mau tidur dengan lebih nyaman, disarankan untuk membawa selimut dan kain alas tidur pribadi, terutama handuk!

Bila tidak darurat, sangat disarankan untuk menggunakan handuk pribadi, bagaimana pun juga handuk sendiri pasti akan lebih bersih!

Sumber: Coco

Budak 6 Tahun Mati Ditembak Dua Polis!! Ternyata Alasan Polis Tembak Budak Kecil Ini Sungguh Kejam!!

Seorang bocah (budak) berusia enam tahun asalh Marksville, Lousiana bernama Jeremy Mardis ditembak oleh dua petugas kepolisian saat berada dalam mobil sang ayah.

Ayahnya, Christopher Few sedang berada dalam mobil SUV dan tiba-tiba didatangi oleh dua petugas kepolisian.

Dikutip dari NY Daily News, Mardis diduga memiliki kekurangan secara mental.

Mardis ditembak lima kali di seluruh badannya oleh dua petugas yang bernama Derrick Stafford (33) dan Norris Greenhouse (24). Keduanya bukan hanya membunuh Mardis, tapi juga melukai sang ayah.

Dalam pernyataan yang dibuat oleh Kepala Kepolisian Lousiana, diketahui bahwa kedua petugas menjelaskan alasan mereka menembak ayah dan anak itu.

Stafford dan Greenhouse mengaku bahwa Mardis lepas dari pengawasan sang ayah dan langsung menyerang polisi.

Saat itu, Staffod dan Greenhouse mengaku bahwa mereka hanya melindungi serta membela diri mereka sendiri.

Sementara sang ayah juga ditembak hingga dalam keadaan sekarat. Usai menembak Mardis dan Few, polisi langsung menghubungi tim medis.

Saat di perjalanan menuju rumah sakit, Mardis tidak bisa diselamatkan. Alhasil, Mardis tewas dengan peluru 14 milimeter.

Peluru tersebut langsung dikaitkan dengan pistol milik Stafford. Akhirnya, pada awal pekan ini, keduanya pun disidang oleh pengadilan Louisiana.

Keduanya telah dinyatakan sebagai tersangka. Seperti diberitakan Metro, pihak juri yang ada dalam persidangan mengatakan kalau tindakan keduanya sangat kejam.

Sebuah rekaman pun diputar selama persidangan yang menunjukkan bagaimana kedua pelaku menembak ke arah SUV di mana Mardis berada di dalamnya.

Namun, pada awal penangkapan, kedua polisi mengaku tidak sadar bahwa terdapat anak-anak dalam SUV tersebut.

Meski begitu, pada akhirnya mereka pun mengganti alibi mereka. Sidang pembacaan hukuman mereka akan dilakukan Oktober mendatang. Keduanya dipastikan menerima hukuman berat atas tuduhan membunuh.

Sebelumnya, Stafford juga pernah terlibat masalah kekerasan serupa. Stafford dikabarkan pernah mematahkan tangan seorang gadis 16 tahun saat melakukan penangkapan.


Lagi Heboh

Loading...

Comments

comments